Minggu, 13 Desember 2020

Aksi Nyata Melawan Kekerasan Berbasis Gender (Katakan Tidak! Sebab Kita Sama)


 

Katakan Tidak! Sebab Kita Sama

(Maya Puspita)

Pada hakikatnya, semua manusia di muka bumi ini memiliki kedudukan yang sama baik di mata Tuhan maupun di dalam hukum. Semua manusia memiliki hak-hak dan kewajiban sesuai dengan dirinya masing-masing. Meskipun terdapat perbedaan, tetapi perbedaan bukan untuk saling menjatuhkan. Namun, untuk saling memahami dan menghormati antar sesama.

Masa kini, kejahatan yang terjadi di dunia semakin merajalela. Penindasan, paksaan, dan unsur kekerasan lainnya yang datang dari lingkungan keluarga, teman, bahkan orang asing menjadikan suatu ancaman bagi kita, terutama anak-anak dan perempuan. Di zaman sekarang, berbagai bentuk kejahatan sering terjadi, misalnya kekerasan berbasis gender yang merupakan tindakan kekerasan yang berlandaskan pada asumsi gender dan  seksual tertentu.

Kekerasan berbasis gender (KBG) timbul akibat dari kurangnya pemahaman mengenai norma-norma, kesetaraan gender yang belum dijunjung tinggi, dan hak yang tidak terpenuhi pada si pelaku. KBG ini memiliki berbagai bentuk, antara lain : (1) seksual; (2) fisik; (3) Praktek tradisional yang membahayakan; (4) sosial ekonomi; (5) emosional dan psikologis. Dalam hal ini, para perempuan menjadi sasaran utama si pelaku untuk menjalankan aksinya, kita yang terancam mendapatkan perlakuan tersebut harus memiliki bentuk antisipasi dan pertahanan diri agar terhindar dari kekerasan tersebut.

Kita harus mengenali segala bentuk paksaan yang menimpa diri merupakan suatu tindak kekerasan. Kekerasan sekecil apapun tidak dapat di toleransi. Apalagi dengan perkembangan teknologi, membuat KBG semakin meningkat dan berpengaruh terhadap psikologis korban. Korban yang terlanjur mendapatkan perlakuan kekerasan jangan segan-segan untuk melaporkan tindak kekerasan sekecil apapun. Namun, adakalanya banyak korban yang takut untuk melaporkannya, sehingga kita sebagai orang terdekat harus peka dengan keadaan lingkungan sekitar.

Sebagai pelajar, yang memiliki peranan dalam menegakan keadilan. Kita dapat ikut serta dalam mensosialisasikan mengenai kesetaraan gender dan segala bentuk serta akibat  kekerasan terhadap orang-orang yang ada di sekitar kita. Hal ini dapat dilakukan secara face to face ataupun dengan teknologi yang canggih, kita dapat membuat berbagai kreasi yang kreatif agar dapat menyadarkan pelaku KBG dan mengantisipasi para korban. Sehingga dapat meminimalisir bahkan memberantas kekerasan berbasis gender.

 


 

 Siapapun yang menjadi korban ataupun saksi KBG dalam bentuk apapun, jangan ragu untuk melaporkan kepada pihak berwajib. Para korban yang telah menerima kekerasan ini, mari kita bersama-sama saling merangkul, menguatkan, serta menghiburnya agar dapat kembali menjalani hidup tanpa dibayangi rasa trauma dan takut. Janganlah kita menghakimi dan memaksanya untuk menceritakan kekerasan yang telah menimpanya. Namun kita harus selalu ada di sampingnya untuk siap mendengarkan keluh-kesah dan buatlah keadaan senyaman mungkin.

Sadarlah wahai manusia, janganlah egois dan memaksakan kehendak kepada orang lain meskipun itu keluarga kita sendiri. Ingatlah! Semua manusia memiliki hak-hak yang sama sesuai dengan pribadinya dan kewajiban yang harus dijalankan. Buanglah ego-ego buruk yang ada pada diri, sebab semua tindakan yang kita lakukan pasti akan memiliki balasannya.

Mari tunjukkan bahwa kita menjunjung tinggi kesetaraan gender dan memberantas segala tindak kekerasan dalam bentuk apapun.

Bersatu kita teguh,

Bercerai kita runtuh.

 #AksiNyataKita

#BlogBerkarakter