Katakan Tidak! Sebab Kita Sama
(Maya Puspita)
Pada
hakikatnya, semua manusia di muka bumi ini memiliki kedudukan yang sama baik di
mata Tuhan maupun di dalam hukum. Semua manusia memiliki hak-hak dan kewajiban
sesuai dengan dirinya masing-masing. Meskipun terdapat perbedaan, tetapi
perbedaan bukan untuk saling menjatuhkan. Namun, untuk saling memahami dan
menghormati antar sesama.
Masa
kini, kejahatan yang terjadi di dunia semakin merajalela. Penindasan, paksaan,
dan unsur kekerasan lainnya yang datang dari lingkungan keluarga, teman, bahkan
orang asing menjadikan suatu ancaman bagi kita, terutama anak-anak dan
perempuan. Di zaman sekarang, berbagai bentuk kejahatan sering terjadi, misalnya
kekerasan berbasis gender yang merupakan tindakan kekerasan yang berlandaskan
pada asumsi gender dan seksual tertentu.
Kekerasan
berbasis gender (KBG) timbul akibat dari kurangnya pemahaman mengenai
norma-norma, kesetaraan gender yang belum dijunjung tinggi, dan hak yang tidak
terpenuhi pada si pelaku. KBG ini memiliki berbagai bentuk, antara lain : (1)
seksual; (2) fisik; (3) Praktek tradisional yang membahayakan; (4) sosial
ekonomi; (5) emosional dan psikologis. Dalam hal ini, para perempuan menjadi
sasaran utama si pelaku untuk menjalankan aksinya, kita yang terancam
mendapatkan perlakuan tersebut harus memiliki bentuk antisipasi dan pertahanan
diri agar terhindar dari kekerasan tersebut.
Kita
harus mengenali segala bentuk paksaan yang menimpa diri merupakan suatu tindak
kekerasan. Kekerasan sekecil apapun tidak dapat di toleransi. Apalagi dengan perkembangan
teknologi, membuat KBG semakin meningkat dan berpengaruh terhadap psikologis
korban. Korban yang terlanjur mendapatkan perlakuan kekerasan jangan
segan-segan untuk melaporkan tindak kekerasan sekecil apapun. Namun, adakalanya
banyak korban yang takut untuk melaporkannya, sehingga kita sebagai orang
terdekat harus peka dengan keadaan lingkungan sekitar.
Sebagai
pelajar, yang memiliki peranan dalam menegakan keadilan. Kita dapat ikut serta
dalam mensosialisasikan mengenai kesetaraan gender dan segala bentuk serta akibat
kekerasan terhadap orang-orang yang ada
di sekitar kita. Hal ini dapat dilakukan secara face to face ataupun
dengan teknologi yang canggih, kita dapat membuat berbagai kreasi yang kreatif
agar dapat menyadarkan pelaku KBG dan mengantisipasi para korban. Sehingga dapat
meminimalisir bahkan memberantas kekerasan berbasis gender.
Siapapun yang menjadi korban ataupun saksi KBG
dalam bentuk apapun, jangan ragu untuk melaporkan kepada pihak berwajib. Para
korban yang telah menerima kekerasan ini, mari kita bersama-sama saling
merangkul, menguatkan, serta menghiburnya agar dapat kembali menjalani hidup
tanpa dibayangi rasa trauma dan takut. Janganlah kita menghakimi dan memaksanya
untuk menceritakan kekerasan yang telah menimpanya. Namun kita harus selalu ada di sampingnya untuk siap mendengarkan
keluh-kesah dan buatlah keadaan senyaman mungkin.
Sadarlah
wahai manusia, janganlah egois dan memaksakan kehendak kepada orang lain
meskipun itu keluarga kita sendiri. Ingatlah! Semua manusia memiliki hak-hak yang
sama sesuai dengan pribadinya dan kewajiban yang harus dijalankan. Buanglah
ego-ego buruk yang ada pada diri, sebab semua tindakan yang kita lakukan pasti
akan memiliki balasannya.
Mari
tunjukkan bahwa kita menjunjung tinggi kesetaraan gender dan memberantas segala
tindak kekerasan dalam bentuk apapun.
Bersatu kita teguh,
Bercerai kita runtuh.
